Recent Movies

Rabu, 26 September 2012

Insert Logo ke Video dengan Ulead Video Studio 11

Cara Insert Logo ke Video

Maaf kalau saya masih newbie juga dalam editing video. Kali ini saya menshare cara memasukkan logo yang seperti di televisi. Software yang dipakai adalah Ulead Video Studio 11.
Langsung ke TKP aja gan.

1. Buka Ulead Video Studio 11. Kemudian pilih Video Studi Editor
 










2. Setelah itu, masukkan Video yang mau diedit dengan "Insert Media Files into the Timeline" atau buka file Project.VSP agan.

3. Untuk masukkan logo, siapkan gambarnya. Kembali pada Ulead, pilih "Insert Media Files into the Timeline" caari dan masukkan gambar agan. Kemudian. pilih tampilan Ulead ke TimeLine View.
Drag gambar tersebut ke area "Overlay Track"












4. Setelah itu agan tinggal atur aja posisi dan ukuran logo agar pas dengan kemauan agan sekalian. Untuk mengatur durasi logo tampil di video agan tinggal seret aja bagian samping gambar video pada "Overlay track".
5. Selesai deh gan. hehe

Maaf kalau kurang jelas gan, soalnya itu berdasarkan pengalaman saja.
Lebih lanjutnya bisa tanya langsung k saya.

Anaslisis Struktur 2

Pagi kawan sipil UNEJ
Kali ini kami menyediakan materi Anaslisis Struktur 2 "Sendi Gerber dan Portal 3 Sendi" dari Dosen Pak Ketut. Jika ingin download, klik tautan d bawah ini :

Download Anstruk 2



Statistik

Materi Statisik pada semester 3 ini dapat di download disini

pertemuan pertama : Download Statistik

pertemuan ke dua : Download Statistik 

Selasa, 25 September 2012

Mekanika Tanah 1

Mekanika Tanah 1

Penerbit Gunadarma
Seri Diktat Kuliah


klik disini untuk download
MEkanika Tanah 1

Mekanika Tanah 1

Materi Mekanika Tanah 1 part 2



silakan kalo mau baca klik di sini
Baca Mekanika Tanah 1

jika mau download klik disini
Download Mekanika Tanah 1

Kamis, 20 September 2012

Mekanika Bahan 1

Untuk download materi Mekanika Bahan 1 - materi awal. Silakan download di sini
Mekanika Bahan 1 review 1

Minggu, 16 September 2012

Mekanika Tanah 1

Ilmu Mekanika Tanah adalah ilmu yang alam perkembangan selanjutnya akan mendasari dalam analisis dan desain perencanaan suatu pondasi. Sehingga para siswa disini dituntut untuk dapat membedakan antara mekanika tanah dengan teknik pondasi.
Mekanika tanah adalah suatu cabang dari ilmu teknik yang mempelajari perilaku tanah dan sifatnya yang diakibatkan oleh tegangan dan regangan yang disebabkan oleh gaya-gaya yang bekerja. Sedangkan Teknik Pondasi merupakan aplikasi prinsip-prinsip Mekanika Tanah dan Geologi. , yang digunakan dalam perencanaan dan pembangunan pondasi seperti gedung, jembatan, jalan, bendung clan lain-lain. Oleh karena itu perkiraan dan pendugaan terhadap kemungkinan adanya penyimpangan dilapangan dari kondisi ideal pada mekanika tanah sangat penting dalam perencanaan pondasi yang benar.
Agar suatu bangunan dapat berfungsi secara sempurna, maka seorang insinyur harus bisa membuat perkiraan dan pendugaan yang tepat tentang kondisi tanah dilapangan.
1. DEF1NISI MEKANIKA TANAH
Sejarah terjadinya tanah, pada mulanya bumi berupa bola magma cair yang sangat panas. Karena pendinginan, permukaannya membeku maka terjadi batuan beku. Karena proses fisika (panas, ding in, membeku dan mencair) batuan tersebut hancur menjadi butiran-butiran tanah (sifat-sifatnya tetap seperti batu aslinya : pasir, kerikil, dan lanau.) Oleh proses kimia (hidrasi, oksidasi) batuan menjadi lapuk sehingga menjadi tanah dengan sifat berubah dari batu aslinya.
Disini dikenal Transported Soil: adalah tanah yang lokasinya pindah dari tempat terjadinya yang disebabkan oleh Miran air, angin, dan es dan Residual Soil adalah tanah yang tidak pindah dari tempat terjadinya.
Oleh proses alam, proses perubahan dapat bermacam-macam dan berulang. Batu menjadi tanah karena pelapukan dan penghancuran, dan tanah bisa menjadi batu karena proses pemadatan, sementasi. Batu bisa menjadi batu jenis lain karena panas, tekanan, dan larutan.

Batuan dibedakan :
-           Batuan beku (granit, basalt).
-           Batuan sedimen (gamping, batu pasir).
-           Batuan metamorf (marmer).
Tanah terdiri atas butir-butir diantaranya berupa ruang pori. Ruang pori dapat terisi udara dan atau air. Tanah juga dapat mengandung bahan-bahan organik sisa atau pelapukan tumbuhan atau hewan. Tanah semacam ini disebut tanah organik.
a.     Perbedaan Batu dan Tanah
Batu merupakan kumpulan butir butirmineral alam yang saling terikat erat dan kuat. Sehingga sukaruntuk dilepaskan. Sedangkan tanah merupakan kumpulan butir butir min al alam yang tidak melekat atau melekat tidak erat, sehingga sangat mudah untuk dipisahl4n. Sedangkan Cadas adalah merupakan peralihan antara batu dan tanah.
b.     Jenis-Jenis Tanah Fraksi-fraksi tanah (Jenis tanah berdasarkan ukuran butir)
(1). kerikil (gravel)   > 2.00 mm
(2). pasir (sand)       2.00 — 0.06 mm
(3). lanau (silt)    0.06 — 0.002 mm
(4). lempung (clay)    < 0.002 mm
Pengelompokan jenis tanah dalam praktek berdasarkan campuran butir
(1).           Tanah berbutir kasar adalah tanah yang sebagian besar butir-butir tanahnya berupa pasir dan kerikil.
(2).           Tanah berbutir halus adalah tanah yang sebagian besar butir-butir tanahnya berupa lempung dan lanau.
(3).           Tanah organik adalah tanah yang cukup banyak mengandung bahan-bahan organik.
Pengelompokan tanah berdasarkan sifat lekatannya
(1).           Tanah Kohesif : adalah tanah yang mempunyai sifat lekatan antara butir-butirnya. (tanah lempungan = mengandung lempung cukup banyak).
(2).           Tanah Non Kohesif : adalah tanah yang tidak mempunyai atau sedikit sekali lekatan antara butir-butirnya. (hampir tidak mengandung lempung misal pasir).
(3).           Tanah Organik : adalah tanah yang sifatnya sangat dipengaruhi oleh bahan-bahan organik. (sifat tidak baik).

Untuk materi Mekanika Tanah download di sini



 Mekanika Tanah 1


sumber : http://mekanikatanah1.blogspot.com/

Rabu, 12 September 2012

Garis Pengaruh

Garis Pengaruh merupakan salah satu materi dalam mata kuliah Analisis Struktur 2.
Untuk mempelajarinya, silakan download link di bawah ini.

Garis Pengaruh


Selasa, 11 September 2012

BEASISWA BCA FINANCE 2012

BCA FINANCE KEMBALI MEMBERIKAN BEASISWA SELAMA KULIAH KEPADA 50 MAHASISWA/I BERPRESTASI. TOTAL BEASISWA 2012 Rp. 900.000.000,-

Pendaftaran Aplikasi Online: 03 September 2012 - 28 September 2012

Mekanika Tanah 1

Mekanika Tanah yang merupakan salah satu cabang dari ilmu Teknik Sipil. Mekanika Tanah berdasar pada Sifat-Sifat Dasar Fisik Tanah, yang membahas prinsip-prinsip dasar dari ilmu mekanika tanah modern, dan menjadi dasar studi-studi lanjutan ilmu ini.
Untuk lebih lengkapnya silakan download materi di bawah ini
Mekanika  Tanah 1



Rabu, 05 September 2012

Sambungan Kayu

Konstruksi kayu merupakan bagian dari konstruksi bangunan gedung. Sambungan dan hubungan kayu merupakan pengetahuan dasar mengenai konstruksi kayu yang sangat membantu dalam penggambaran konstruksi sambungan dan hubungan kayu atau bagaimana pemberian tanda (paring) saat melaksanakan praktik pembuatan sambungan dan hubungan kayu sesuai dengan aturan yang berlaku.

Sambungan dan Hubungan Konstruksi Kayu

Kita bedakan antara hubungan kayu dan sambungan kayu. Yang dimaksud dengan sambungan kayu adalah dua batang kayu atau lebih yang disambung-sambung sehingga menjadi satu batang kayu panjang atau mendatar maupun tegak lurus dalam satu bidang datar atau bidang dua dimensi. Sedangkan yang disebut dengan hubungan kayu yaitu dua batang kayu atau lebih yang dihubung-hubungkan menjadi satu benda atau satu bagian konstruksi dalam satu bidang (dua dimensi) maupun dalam satu ruang berdimensi tiga.
Dalam menyusun suatu konstruksi kayu pada umumnya terdiri dari dua batang atau lebih masing-masing dihubungkan menjadi satu bagian hingga kokoh. Untuk memenuhi syarat kekokohan ini maka sambungan dan hubungan – hubungan kayu harus memenuhi syaratsyarat sebagai berikut :
  1. Sambungan harus sederhana dan kuat. Harus dihindari takikan besar dan dalam, karena dapat mengakibatkan kelemahan kayu dan diperlukan batang-batang kayu berukuran besar, sehingga dapat merupakan pemborosan.
  2. Harus memperhatikan sifat-sifat kayu, terutama sifat menyusut, mengembang dan tarikan.
  3. Bentuk sambungan dari hubungan konstruksi kayu harus tahan terhadap gaya-gaya yang bekerja.
Hubungan kayu dibagi dalam 3 kelompok ialah:
  1. Sambungan kayu arah memanjang
  2. Hubungan kayu yang arah seratnya berlainan (menyudut)
  3. Sambungan kayu arah melebar (sambungan papan)
Sambungan memanjang digunakan untuk menyambung balok tembok, gording dan sebagainya. Hubungan kayu banyak digunakan pada hubungan-hubungan pintu, jendela, kuda-kuda dan sebagainya. Sedangkan sambungan melebar digunakan untuk bibir lantai, dinding atau atap.

Sambungan Kayu Arah Memanjang Mendatar

Sambungan memanjang ini terdiri dari sambungan mendatar dan tegak lurus.
  1. Sambungan bibir lurus
  2. Sambungan bibir lurus berkait
  3. Sambungan bibir miring
  4. Sambungan bibir miring berkait
  5. Sambungan memanjang balok kunci
  6. Sambungan memanjang kunci jepit
  7. Sambungan tegak lurus.
Download selengkapnya :
file 1
file 2
file 3

sumber http://www.ilmutekniksipil.com

Rekayasa Teknik Irigasi

  Irigasi didefinisikan sebagai suatu cara pemberian air, baik secara alamiah ataupun buatan kepada tanah dengan tujuan untuk memberi kelembapan yang berguna bagi pertumbuhan tanaman. Secara alamiah air disuplai kepada tanaman melalui air hujan. Cara alamiah lainnya, adalah melalui genangan air akibat banjir dari sungai, yang akan menggenangi suatu daerah selama musim hujan, sehingga tanah yang ada dapat siap ditanami pada musim kemarau.  Ketika penggunaan air ini mengikutkan pekerjaan rekayasa teknik dalam skala yang cukup besar, maka hal tersebut dapat kita sebut sebagai irigasi buatan ( Artificial Irrigation). Irigasi buatan secara umum dapat dibagi dalam 2 ( dua ) bagian yaitu Irigasi Pompa ( Lift Irrigation ), dimana air diangkat dari sumber air yang rendah ke tempat yang lebih tinggi, baik secara mekanis maupun manual. Irigasi Aliran ( Flow Irrigation ), dimana air dialirkan ke lahan pertanian secara gravitasi dari sumber pengambilan air

Terkadang kita dibingungkan dengan mana bagian irigasi untuk pekerjaan rekayasa atau untuk pertanian. Ruang lingkup ini harus diperjelas agar ada batasan permasalahan. Sepanjang dalam kaitannya dengan pekerjaan pembangunan dan pemeliharaan bangunan yang bertujuan untuk membawa air dari sumber air ke lahan pertanian, maka hal itu merupakan cabang dari Teknik Rekayasa.   Sedangkan sepanjang dalam kaitan dengan tata cara pemberian air ke tanaman secara tepat waktu, tepat jumlah dan tepat caranya, maka hal itu merupakan bidang Pertanian.
Tetapi untuk dapat menjamin suatu perencanaan jaringan irigasi benar-benar ekonomis, seorang Ahli Teknik harus mengerti dan menguasai semua aspek tersebut diatas.
Sesuai dengan definisi irigasinya, maka tujuan irigasi pada suatu daerah adalah upaya rekayasa teknis untuk penyediaaan dan pengaturan air dalam menunjang proses produksi pertanian, dari sumber air ke daerah yang memerlukan serta mendistribusikan secara teknis dan sistematis. Adapun manfaat dari suatu sistem irigasi, adalah :
  1. untuk membasahi tanah, yaitu pembasahan tanah pada daerah yang curah hujannya kurang atau tidak menentu.
  2. Untuk mengatur pembasahan tanah, agar daerah pertanian dapat diairi sepanjang waktu pada saat dibutuhkan, baik pada musim kemarau maupun musim penghujan.
  3. Untuk menyuburkan tanah, dengan mengalirkan air yang mengandung lumpur & zat – zat hara penyubur  tanaman pada daerah pertanian tersebut, sehingga tanah menjadi subur.
  4. Untuk kolmatase, yaitu meninggikan tanah yang rendah / rawa dengan pengendapan lumpur yang dikandung oleh air irigasi.
  5. Untuk pengelontoran air , yaitu dengan mengunakan air irigasi, maka kotoran / pencemaran  / limbah / sampah yang terkandung di permukaan tanah dapat digelontor ketempat yang telah disediakan ( saluran drainase ) untuk diproses penjernihan secara teknis atau alamiah.
  6. Pada daerah dingin, dengan mengalirkan air yang suhunya lebih tinggi dari pada tanah, sehingga dimungkinkan untuk mengadakan proses pertanian pada musim tersebut.
Sedangkan keuntungan yang didapat dalam pembangunan irigasi yang tepat mutu, biaya dan waktu adalah :
  1. Mengatasi kekurangan pangan/bahaya kelaparan.
  2. Meningkatkan hasil produksi dan niali jual tanaman.
  3. Peningkatan kesejahteraan masyarakat.
  4. Pembangkit tenaga listrik.
  5. Transportasi air/Peningkatan Transportasi.
  6. Supply air baku

JARINGAN IRIGASI
Skema Daerah Irigasi
  • Secara tipikal gambaran skema daerah irigasi dapat diperiksa pada gambar peta dasar irigasi.

    Klasifikasi Jaringan Irigasi
 Klasifikasi didasarkan menurut kriteria jenis sumber air, yaitu :
  • Irigasi air permukaan
  • Irigasi air tanah
  Klasifikasi menurut jenis kondisi prasarana dan kelengkapannya ( Kelas Jaringan ), yaitu :
  • Jaringan Irigasi teknis
  • Jaringan Irigasi semi teknis
  • Jaringan Irigasi sederhana
Diluar klasifikasi tersebut diatas, dikenal pula adanya 2 (dua) jaringan irigasi lainnya, yaitu :
  • Jaringan pedesaan.
  • Jaringan Irigasi Teknis, yaitu jaringan irigasi yang konstruksi bangunan-bangunannya dibuat permanen, dilengkapi dengan pintu-pintu pengatur dan alat pengukur debit air, sehingga yang dialirkan ke petak-petak sawah dapat diatur dan diukur dengan baik. Pada sistem jaringan ini, antara saluran pembawa dengan saluran pembuang ( drainage ) terpisah secara jelas.
  • Jaringan Irigasi Semi Teknis adalah jaringan irigasi yang konstruksi bangunannya dibuat permanen atau semi permanen, dilengkapi dengan pintu-pintu pengatur akan tetapi tidak dilengkapi dengan bangunan / alat pengukur debit air. Dalam sistem jaringan ini, antara saluran pembawa dengan saluran pembuang ( drainage ) tidak sepenuhnya terpisah.

  • Jaringan Irigasi Sederhana adalah jaringan irigasi yang konstruksi bangunan-bangunannya masih bersifat tidak permanen ( sementara ), dan jaringan ini juga tidak dilengkapi dengan pintu-pintu pengatur maupun bangunan / alat pengukur debit air. Dan antara saluran pembawa dengan saluran pembuang ( drainage ) tidak terpisah, masih menjadi satu.

  • Jaringan Irigasi Pedesaan adalah jaringan irigasi yang bersifat tradisional, yang dibangun dan dikelola sepenuhnya secara swadaya oleh sekelompok petani / desa.

BANGUNAN UTAMA IRIGASI

 Bangunan utama dalam pengertian irigasi adalah bangunan yang dipergunakan untuk menangkap atau mengambil air dari sumbernya ( seperti sungai atau mata air lainnya ).
Bangunan utama dapat berupa :
  • Waduk atau Bendungan
  • Bendung
  • Bendung tetap
  • Bendung gerak
  • Bangunan Pengambilan bebas ( free intake ).
  • Pompa dan Kincir Angin
  • Pengambilan Bebas

Waduk
Adalah wadah air yang terbentuk sebagai akibat dibangunnya bangunan sungai dalam hal ini bangunan bendung dan berbentuk pelebaran alur / badan / palung sungai.Termasuk jenis bangunan ini adalah : Waduk Lapangan, Embung dan Situ.
Bendung
Bangunan di sungai yang berfungsi untuk menaikkan muka air sampai pada elevasi tertentu. Bendung dapat berupa : Bendung Tetap atau Bendung Gerak.

Bendung Tetap

 Adalah bangunan untuk meninggikan muka air di sungai pada ketinggian yang deperlukan, agar air dapat mengalir ke saluran pembawa sampai ke petak tersier. Bendung Tetap ini ada yang permanen ( misal dari pasangan batu atau beton ), semi permanen ( misal dari bronjong ), ataupun tidak permanen ( misal dari tumpukan batu atau kayu ). Bendung Tetap dilengkapi dengan Kantong Lumpur yang berfungsi untuk menampung dan mengendapkan bahan endapan ( lumpur, kerikil dan pasir ) agar bahan-bahan tersebut tidak terbawa masuk ke saluran di hilirnya.

Bendung Gerak

 Adalah bangunan di sungai yang sebagian besar konstruksinya terdiri dari pintu-pintu yang dapat digerakkan untuk mengatur ketinggian muka air di sungai sampai pada ketinggian yang diperlukan agar air dapat dialirkan ke saluran pembawa sampai ke petak tersier. Termasuk jenis ini adalah Bendung Karet yang pengatur muka airnya dilakukan dengan mengembang kempiskan tubuh bendung yang terbuat dari bahan karet.

Bangunan Pengambilan

 Adalah bangunan yang merupakan bagian dari bangunan utama ( waduk, bendung, dsb.), yang berfungsi untuk menyadap air / mengalirkan air dari sumber air / sungai ke saluran induk.

Kantong Lumpur

 Adalah bangunan yang berada di pangkal saluran induk, yang berfungsi untuk menampung dan mengendapkan lumpur, pasir dan kerikil, supaya bahan endapan tersebut tidak terbawa sepanjang saluran dihilirnya. Bangunan ini mempunyai sistem pembilas ( pintu pembilas ) dan dibilas pada waktu-waktu tertentu.

Pompa dan Kincir
Pompa
Adalah alat untuk menaikkan muka air sampai elevasi yang diperlukan secara mekanis / hidraulis.

Kincir Air

Adalah alat yang dipergunakan  untuk  menaikkan air sampai elevasi yang diperlukan, dengan mempergunakan tenaga kincir yang digerakkan oleh aliran air sungai.

Kincir Angin

Adalah alat yang dipergunakan  untuk   menaikkan air sampai elevasi yang diperlukan, dengan mempergunakan kincir berupa baling-baling yang digerakkan oleh tenaga angin.

Pengambilan Bebas

Adalah bangunan yang dibuat ditepi sungai yang mengalirkan air sungai ke dalam jaringan irigasi tanpa mengatur tinggi muka air sungai.

sumber : http://sastrasipilindonesia.wordpress.com

Software Perpipaan : Coade CAESAR II 5.10

Ketemu (lagi) sama bulan April. Banyak kejadian di bulan ini yang membuat saya khawatir, contohnya seperti April Mop nya pemerintah dan DPR yang nggak jadi naikkin BBM. Kerusuhan di Salemba (deket tempat kuliah ane) yang mengerikan (di pemberitaan televisi, padahal mah di sini biasa-biasa aja). Sampai gempa yang cukup hebat melanda Sumatera kemarin. Pray for Sumatera.
By the way,  malam tadi penulis lagi males banget buat belajar dan ngerjain tugas. Dan kebetulan kost penulis ada wi-fi nya (hehehe). Jadi intinya sih OL. Namun, belum berapa lama OL. Sudah ada message dari salahsatu teman (sebut saja Joko) yang minta dicarikan Caesar. Bukan Julius Caesar atau game Caesar III yang udah pernah saya tamatkan.
Caesar yang dimaksud adalah software yang berkenaan dengan perpipaan. Alhasil saya coba carikan dan Alhamdulillah berhasil. Lalu saya pikir kenapa tidak saya posting Caesar, barangkali ada yang butuh.  Nah, postingan ini diambil dari sulae.blogspot.com .
http://rapidshare.com/files/245894238/CC.II.v5.1.pm.part1.rar
http://rapidshare.com/files/245894550/CC.II.v5.1.pm.part2.rar
http://rapidshare.com/files/245894511/CC.II.v5.1.pm.part3.rar
http://rapidshare.com/files/245894317/CC.II.v5.1.pm.part4.rar

Crack nya : klik di sini!
Cara installnya :
  1. Di ekstrak dulu om, tante. Lalu diinstal di setup.exe
  2. Kalau ditanya tentang ESL, pilih yang local atau yang warna HIJAU atau yang ada di bawah.
  3. Install sampai selesai. Jika ditanyakan restart atau tidak, pilih TIDAK.
  4. Setelah selesai, buka crack yang tadi sudah didownload, trus buka folder system32. Ada file namanya  795F1F82.hasp Itu di copy paste ke C:\WINDOWS\system32 folder.
  5.  Jalankan LND Emulator Utility.exe, Terus tekan tombol install Emulator.
  6. Jangan khawatir kalau tidak ada reaksi. Pokoknya setelah yakin udah di klik tombol install emulator, Restart laptop/PC anda.
  7. Jalankan CAESAR II 5.10.
  8. Klo di suruh register pilih NO aja.
Mudah-mudahan bermanfaat.

sumber : http://sastrasipilindonesia.wordpress.com/

Sifat-Sifat Kayu dan Penggunaannya

Dalam kehidupan kita sehari-hari, kayu merupakan bahan yang sangat sering dipergunakan untuk tujuan penggunaan tertentu.  Terkadang sebagai barang tertentu, kayu tidak dapat digantikan dengan bahan lain karena sifat khasnya.  Kita sebagai pengguna dari kayu yang setiap jenisnya mempunyai sifat-sifat yang berbeda, perlu mengenal sifat-sifat kayu tersebut sehingga dalam pemilihan atau penentuan jenis untuk tujuan penggunaan tertentu harus betul-betul sesuai dengan yang kita inginkan.  Berikut ini diuraikan sifat-sifat kayu (fisik dan mekanik) serta macam penggunaannya.

Pengenalan Sifat-Sifat Kayu :
==> Kayu merupakan hasil hutan yang mudah diproses untuk dijadikan barang sesuai dengan kemajuan teknologi.  Kayu memiliki beberapa sifat yang tidak dapat ditiru oleh bahan-bahan lain.  Pemilihan dan penggunaan kayu untuk suatu tujuan pemakaian, memerlukan pengetahuan tentang sifat-sifat kayu. Sifat-sifat ini penting sekali dalam industri pengolahan kayu sebab dari pengetahuan sifat tersebut tidak saja dapat dipilih jenis kayu yang tepat serta macam penggunaan yang memungkinkan, akan tetapi juga dapat dipilih kemungkinan penggantian oleh jenis kayu lainnya apabila jenis yang bersangkutan sulit didapat secara kontinyu atau terlalu mahal.

==> Kayu berasal dari berbagai jenis pohon yang memiliki sifat-sifat yang berbeda-beda.  Bahkan dalam satu pohon, kayu mempunyai sifat yang berbeda-beda.  Dari sekian banyak sifat-sifat kayu yang berbeda satu sama lain, ada beberapa sifat yang umum terdapat pada semua jenis kayu yaitu :
1.    Kayu tersusun dari sel-sel yang memiliki tipe bermacam-macam dan susunan dinding selnya terdiri dari senyawa kimia berupa selulosa dan hemi selulosa (karbohidrat) serta lignin (non karbohidrat).
2.    Semua kayu bersifat anisotropik, yaitu memperlihatkan sifat-sifat yang berlainan jika diuji menurut tiga arah utamanya (longitudinal, radial dan tangensial).
3.    Kayu merupakan bahan yang bersifat higroskopis, yaitu dapat menyerap atau melepaskan kadar air (kelembaban) sebagai akibat perubahan kelembaban dan suhu udara disekelilingnya.
4.    Kayu dapat diserang oleh hama dan penyakit dan dapat terbakar terutama dalam keadaan kering.

Sifat Mekanik Kayu :
1.    Keteguhan Tarik
Keteguhan tarik adalah kekuatan kayu untuk menahan gaya-gaya yang berusaha menarik kayu.  Terdapat 2 (dua) macam keteguhan tarik yaitu :
a.    Keteguhan tarik sejajar arah serat dan
b.    Keteguhan tarik tegak lurus arah serat.
Kekuatan tarik terbesar pada kayu ialah keteguhan tarik sejajar arah serat.  Kekuatan tarik tegak lurus arah serat lebih kecil daripada kekuatan tarik sejajar arah serat.
2.    Keteguhan tekan / Kompresi
Keteguhan tekan/kompresi adalah kekuatan kayu untuk menahan muatan/beban. Terdapat 2 (dua) macam keteguhan tekan yaitu :
a.    Keteguhan tekan sejajar arah serat dan
b.    Keteguhan tekan tegak lurus arah serat.
Pada semua kayu, keteguhan tegak lurus serat lebih kecil daripada keteguhan kompresi sejajar arah serat.
3.    Keteguhan Geser
Keteguhan geser adalah kemampuan kayu untuk menahan gaya-gaya yang membuat suatu bagian kayu tersebut turut bergeser dari bagian lain di dekatnya.  Terdapat 3 (tiga) macam keteguhan yaitu :
a.    Keteguhan geser sejajar arah serat
b.    Keteguhan geser tegak lurus arah serat dan
c.    Keteguhan geser miring
Keteguhan geser tegak lurus serat jauh lebih besar dari pada keteguhan geser sejajar arah serat.
4.    Keteguhan lengkung (lentur)
Keteguhan lengkung/lentur adalah kekuatan untuk menahan gaya-gaya yang berusaha melengkungkan kayu atau untuk menahan beban mati maupun hidup selain beban pukulan.  Terdapat 2 (dua) macam keteguhan yaitu :
a.   Keteguhan lengkung statik, yaitu kekuatan kayu menahan gaya yang mengenainya secara perlahan-lahan.
b.   Keteguhan lengkung pukul, yaitu kekuatan kayu menahan gaya yang mengenainya secara mendadak.
5.    Kekakuan
Kekakuan adalah kemampuan kayu untuk menahan perubahan bentuk atau lengkungan. Kekakuan tersebut dinyatakan dalam modulus elastisitas.

6.    Keuletan
Keuletan adalah kemampuan kayu untuk menyerap sejumlah tenaga yang relatif besar atau tahan terhadap kejutan-kejutan atau tegangan-tegangan yang berulang-ulang yang melampaui batas proporsional serta mengakibatkan perubahan bentuk yang permanen dan kerusakan sebagian.

7.    Kekerasan
Kekerasan adalah kemampuan kayu untuk menahan gaya yang membuat takik atau lekukan atau kikisan (abrasi). Bersama-sama dengan keuletan, kekerasan merupakan suatu ukuran tentang ketahanan terhadap pengausan kayu.

8.    Keteguhan Belah
Keteguhan belah adalah kemampuan kayu untuk menahan gaya-gaya yang berusaha membelah kayu.  Sifat keteguhan belah yang rendah sangat baik dalam pembuatan sirap dan kayu bakar. Sebaliknya keteguhan belah yang tinggi sangat baik untuk pembuatan ukir-ukiran (patung). Pada umumnya kayu mudah dibelah sepanjang jari-jari (arah radial) dari pada arah tangensial.
Ukuran yang dipakai untuk menjabarkan sifat-sifat keku-atan kayu atau sifat mekaniknya dinyatakan dalam kg/cm2.  Faktor-faktor yang mempengaruhi sifat mekanik kayu secara garis besar digolongkan menjadi dua kelompok :
a.    Faktor luar (eksternal): pengawetan kayu, kelembaban lingkungan, pembebanan dan cacat yang disebabkan oleh jamur atau serangga perusak kayu.
b.    Faktor dalam kayu (internal): BJ, cacat mata kayu, serat miring dsb.

Macam Penggunaan Kayu  :
1. Bangunan (Konstruksi)
Persyaratan teknis : kuat, keras, berukuran besar dan mempunyai keawetan alam yang tinggi.
Jenis kayu : balau, bangkirai, belangeran, cengal, giam, jati, kapur, kempas, keruing, lara, rasamala.

2. Lantai (parket)
Persyaratan teknis : keras, daya abrasi tinggi, tahan asam, mudah dipaku dan cukup kuat.
Jenis kayu : balau, bangkirai, belangeran, bintangur, bongin, bungur, jati, kuku.

3. Bantalan Kereta Api
Persyaratan teknis : kuat, keras, kaku, awet.
Jenis kayu : balau, bangkirai, belangeran, bedaru, belangeran, bintangur, kempas, ulin.

Cacat Fisik Alami Kayu :
Memilih kayu sama pentingnya dengan proses produksi, baik itu kayu dalam bentuk log atau gergajian. Sebagai bahan alami, ada beberapa cacat fisik kayu yang tidak bisa kita hindari, tapi bisa dikurangi. Sulit dihindari karena cacat tersebut adalah sebagai bagian dari kayu, alami terbentuk dan terbuat pada waktu pertumbuhan pohon.

Mata Kayu :
Pada beberapa jenis kayu mata kayu justru dianggap sebagai tekstur penting yang menambah nilai ekonomis dan estetika kayu. Bagaimanapun, mata kayu pada sebagian jenis kayu bukanlah suatu hal yang baik terutama mata kayu mati. Terbentuk karena adanya pertumbuhan cabang pohon. Semakin besar cabang pohon akan semakin besar diameter mata kayu pada batang utama. Mata kayu berpotensi kurang baik terhadap ketahanan kayu karena adanya mata kayu mematahkan alur serat pada batang sehingga kekuatan kayu menjadi berkurang. Selain itu mata kayu yang terlalu keras juga akan berpengaruh kurang baik terhadap hasil akhir finishing. permukaan bisa menjadi lebih mengkilap (glossy) atau bahkan terlalu tipis.

Lubang Serangga :
Sebenarnya bukan lubang serangga yang harus dihindari karena cacat ini diakibatkan oleh kadar Moisture Content, kayu gubal dan lokasi penyimpanan. Namun kadang-kadang hal ini cukup sulit dihindari. Mengapa lubang serangga ini harus dibuang? Serangga pemakan kayu sama halnya penyakit yang menular, apabila kita tidak 'mengisolasi' kayu yang memiliki cacat ini maka produk yang telah difinishingpun memiliki resiko yang sama.

Retak/pecah :
Cacat yang diakibatkan karena penyusutan kayu yang terlalu cepat. Sering terjadi pada ujung papan atau log.

Watermark :
Cacat ini berupa garis-garis seperti aliran air pada permukaan kayu. berwarna gelap, biru tua dan sangat jelas terlihat pada kayu gubal. Garis-garis tersebut sulit dihilangkan dan sangat jelas terlihat pada permukaan perabot yang difinishing warna natural. Ini disebabkan karena log atau kayu gergajian tersimpan pada permukaan tanah yang lembab dan tergenang air.

Bluestain/Jamur :
Mudah terlihat terutama pada kayu pinus dan kayu karet. Bluestain terlihat seperti bagian kayu yang berwarna kebiruan dan statusnya merupakan awal dari pembusukan kayu. Cacat ini merusak nilai ketahanan kayu dan estetika kayu jika difinishing warna natural.

sumber : http://jendelatekniksipil.blogspot.com

Rekayasa Geometri Jalan Raya

Materi Rekayasa Geometri Jalan Raya (RGJR) dapat di unduh disini :

1. Pedoman-Perencanaan-Geometrik-Jalan-Perkotaan : http://www.mediafire.com/view/?8a23hu7vus84sld
2. PP34-06.pdf : http://www.mediafire.com/view/?cjc9fdcf70ckw8g
3. Standar6113 geometrik kota.pdf : http://www.mediafire.com/view/?1cgh76715jwr1dx
4. Tata Cara 563 Geometri antar kota.pdf : http://www.mediafire.com/view/?cyvrwxo62nhawfy
5. UU no 38 tahun 2004.pdf : http://www.mediafire.com/view/?000bzqe327mc9o1
6. 13.Tata Cara Perencanaan Geometrik Perencanaan Persimpangan Sebidang : http://www.mediafire.com/view/?i8w93xv6zc4l98h
Insert Logo ke Video dengan Ulead Video Studio 11
Cara Insert Logo ke Video

Maaf kalau saya masih newbie juga dalam editing video. Kali ini saya menshare cara memasukkan logo yang seperti di televisi. Software yang dipakai adalah Ulead Video Studio 11.
Langsung ke TKP aja gan.

1. Buka Ulead Video Studio 11. Kemudian pilih Video Studi Editor
 










2. Setelah itu, masukkan Video yang mau diedit dengan "Insert Media Files into the Timeline" atau buka file Project.VSP agan.

3. Untuk masukkan logo, siapkan gambarnya. Kembali pada Ulead, pilih "Insert Media Files into the Timeline" caari dan masukkan gambar agan. Kemudian. pilih tampilan Ulead ke TimeLine View.
Drag gambar tersebut ke area "Overlay Track"












4. Setelah itu agan tinggal atur aja posisi dan ukuran logo agar pas dengan kemauan agan sekalian. Untuk mengatur durasi logo tampil di video agan tinggal seret aja bagian samping gambar video pada "Overlay track".
5. Selesai deh gan. hehe

Maaf kalau kurang jelas gan, soalnya itu berdasarkan pengalaman saja.
Lebih lanjutnya bisa tanya langsung k saya.
Anaslisis Struktur 2
Pagi kawan sipil UNEJ
Kali ini kami menyediakan materi Anaslisis Struktur 2 "Sendi Gerber dan Portal 3 Sendi" dari Dosen Pak Ketut. Jika ingin download, klik tautan d bawah ini :

Download Anstruk 2



Statistik
Materi Statisik pada semester 3 ini dapat di download disini

pertemuan pertama : Download Statistik

pertemuan ke dua : Download Statistik 

Mekanika Tanah 1
Mekanika Tanah 1

Penerbit Gunadarma
Seri Diktat Kuliah


klik disini untuk download
MEkanika Tanah 1
Mekanika Tanah 1
Materi Mekanika Tanah 1 part 2



silakan kalo mau baca klik di sini
Baca Mekanika Tanah 1

jika mau download klik disini
Download Mekanika Tanah 1
Untuk download materi Mekanika Bahan 1 - materi awal. Silakan download di sini
Mekanika Bahan 1 review 1
Ilmu Mekanika Tanah adalah ilmu yang alam perkembangan selanjutnya akan mendasari dalam analisis dan desain perencanaan suatu pondasi. Sehingga para siswa disini dituntut untuk dapat membedakan antara mekanika tanah dengan teknik pondasi.
Mekanika tanah adalah suatu cabang dari ilmu teknik yang mempelajari perilaku tanah dan sifatnya yang diakibatkan oleh tegangan dan regangan yang disebabkan oleh gaya-gaya yang bekerja. Sedangkan Teknik Pondasi merupakan aplikasi prinsip-prinsip Mekanika Tanah dan Geologi. , yang digunakan dalam perencanaan dan pembangunan pondasi seperti gedung, jembatan, jalan, bendung clan lain-lain. Oleh karena itu perkiraan dan pendugaan terhadap kemungkinan adanya penyimpangan dilapangan dari kondisi ideal pada mekanika tanah sangat penting dalam perencanaan pondasi yang benar.
Agar suatu bangunan dapat berfungsi secara sempurna, maka seorang insinyur harus bisa membuat perkiraan dan pendugaan yang tepat tentang kondisi tanah dilapangan.
1. DEF1NISI MEKANIKA TANAH
Sejarah terjadinya tanah, pada mulanya bumi berupa bola magma cair yang sangat panas. Karena pendinginan, permukaannya membeku maka terjadi batuan beku. Karena proses fisika (panas, ding in, membeku dan mencair) batuan tersebut hancur menjadi butiran-butiran tanah (sifat-sifatnya tetap seperti batu aslinya : pasir, kerikil, dan lanau.) Oleh proses kimia (hidrasi, oksidasi) batuan menjadi lapuk sehingga menjadi tanah dengan sifat berubah dari batu aslinya.
Disini dikenal Transported Soil: adalah tanah yang lokasinya pindah dari tempat terjadinya yang disebabkan oleh Miran air, angin, dan es dan Residual Soil adalah tanah yang tidak pindah dari tempat terjadinya.
Oleh proses alam, proses perubahan dapat bermacam-macam dan berulang. Batu menjadi tanah karena pelapukan dan penghancuran, dan tanah bisa menjadi batu karena proses pemadatan, sementasi. Batu bisa menjadi batu jenis lain karena panas, tekanan, dan larutan.

Batuan dibedakan :
-           Batuan beku (granit, basalt).
-           Batuan sedimen (gamping, batu pasir).
-           Batuan metamorf (marmer).
Tanah terdiri atas butir-butir diantaranya berupa ruang pori. Ruang pori dapat terisi udara dan atau air. Tanah juga dapat mengandung bahan-bahan organik sisa atau pelapukan tumbuhan atau hewan. Tanah semacam ini disebut tanah organik.
a.     Perbedaan Batu dan Tanah
Batu merupakan kumpulan butir butirmineral alam yang saling terikat erat dan kuat. Sehingga sukaruntuk dilepaskan. Sedangkan tanah merupakan kumpulan butir butir min al alam yang tidak melekat atau melekat tidak erat, sehingga sangat mudah untuk dipisahl4n. Sedangkan Cadas adalah merupakan peralihan antara batu dan tanah.
b.     Jenis-Jenis Tanah Fraksi-fraksi tanah (Jenis tanah berdasarkan ukuran butir)
(1). kerikil (gravel)   > 2.00 mm
(2). pasir (sand)       2.00 — 0.06 mm
(3). lanau (silt)    0.06 — 0.002 mm
(4). lempung (clay)    < 0.002 mm
Pengelompokan jenis tanah dalam praktek berdasarkan campuran butir
(1).           Tanah berbutir kasar adalah tanah yang sebagian besar butir-butir tanahnya berupa pasir dan kerikil.
(2).           Tanah berbutir halus adalah tanah yang sebagian besar butir-butir tanahnya berupa lempung dan lanau.
(3).           Tanah organik adalah tanah yang cukup banyak mengandung bahan-bahan organik.
Pengelompokan tanah berdasarkan sifat lekatannya
(1).           Tanah Kohesif : adalah tanah yang mempunyai sifat lekatan antara butir-butirnya. (tanah lempungan = mengandung lempung cukup banyak).
(2).           Tanah Non Kohesif : adalah tanah yang tidak mempunyai atau sedikit sekali lekatan antara butir-butirnya. (hampir tidak mengandung lempung misal pasir).
(3).           Tanah Organik : adalah tanah yang sifatnya sangat dipengaruhi oleh bahan-bahan organik. (sifat tidak baik).

Untuk materi Mekanika Tanah download di sini



 Mekanika Tanah 1


sumber : http://mekanikatanah1.blogspot.com/
Garis Pengaruh
Garis Pengaruh merupakan salah satu materi dalam mata kuliah Analisis Struktur 2.
Untuk mempelajarinya, silakan download link di bawah ini.

Garis Pengaruh


BCA FINANCE KEMBALI MEMBERIKAN BEASISWA SELAMA KULIAH KEPADA 50 MAHASISWA/I BERPRESTASI. TOTAL BEASISWA 2012 Rp. 900.000.000,-

Pendaftaran Aplikasi Online: 03 September 2012 - 28 September 2012
Mekanika Tanah 1
Mekanika Tanah yang merupakan salah satu cabang dari ilmu Teknik Sipil. Mekanika Tanah berdasar pada Sifat-Sifat Dasar Fisik Tanah, yang membahas prinsip-prinsip dasar dari ilmu mekanika tanah modern, dan menjadi dasar studi-studi lanjutan ilmu ini.
Untuk lebih lengkapnya silakan download materi di bawah ini
Mekanika  Tanah 1



Konstruksi kayu merupakan bagian dari konstruksi bangunan gedung. Sambungan dan hubungan kayu merupakan pengetahuan dasar mengenai konstruksi kayu yang sangat membantu dalam penggambaran konstruksi sambungan dan hubungan kayu atau bagaimana pemberian tanda (paring) saat melaksanakan praktik pembuatan sambungan dan hubungan kayu sesuai dengan aturan yang berlaku.

Sambungan dan Hubungan Konstruksi Kayu

Kita bedakan antara hubungan kayu dan sambungan kayu. Yang dimaksud dengan sambungan kayu adalah dua batang kayu atau lebih yang disambung-sambung sehingga menjadi satu batang kayu panjang atau mendatar maupun tegak lurus dalam satu bidang datar atau bidang dua dimensi. Sedangkan yang disebut dengan hubungan kayu yaitu dua batang kayu atau lebih yang dihubung-hubungkan menjadi satu benda atau satu bagian konstruksi dalam satu bidang (dua dimensi) maupun dalam satu ruang berdimensi tiga.
Dalam menyusun suatu konstruksi kayu pada umumnya terdiri dari dua batang atau lebih masing-masing dihubungkan menjadi satu bagian hingga kokoh. Untuk memenuhi syarat kekokohan ini maka sambungan dan hubungan – hubungan kayu harus memenuhi syaratsyarat sebagai berikut :
  1. Sambungan harus sederhana dan kuat. Harus dihindari takikan besar dan dalam, karena dapat mengakibatkan kelemahan kayu dan diperlukan batang-batang kayu berukuran besar, sehingga dapat merupakan pemborosan.
  2. Harus memperhatikan sifat-sifat kayu, terutama sifat menyusut, mengembang dan tarikan.
  3. Bentuk sambungan dari hubungan konstruksi kayu harus tahan terhadap gaya-gaya yang bekerja.
Hubungan kayu dibagi dalam 3 kelompok ialah:
  1. Sambungan kayu arah memanjang
  2. Hubungan kayu yang arah seratnya berlainan (menyudut)
  3. Sambungan kayu arah melebar (sambungan papan)
Sambungan memanjang digunakan untuk menyambung balok tembok, gording dan sebagainya. Hubungan kayu banyak digunakan pada hubungan-hubungan pintu, jendela, kuda-kuda dan sebagainya. Sedangkan sambungan melebar digunakan untuk bibir lantai, dinding atau atap.

Sambungan Kayu Arah Memanjang Mendatar

Sambungan memanjang ini terdiri dari sambungan mendatar dan tegak lurus.
  1. Sambungan bibir lurus
  2. Sambungan bibir lurus berkait
  3. Sambungan bibir miring
  4. Sambungan bibir miring berkait
  5. Sambungan memanjang balok kunci
  6. Sambungan memanjang kunci jepit
  7. Sambungan tegak lurus.
Download selengkapnya :
file 1
file 2
file 3

sumber http://www.ilmutekniksipil.com
  Irigasi didefinisikan sebagai suatu cara pemberian air, baik secara alamiah ataupun buatan kepada tanah dengan tujuan untuk memberi kelembapan yang berguna bagi pertumbuhan tanaman. Secara alamiah air disuplai kepada tanaman melalui air hujan. Cara alamiah lainnya, adalah melalui genangan air akibat banjir dari sungai, yang akan menggenangi suatu daerah selama musim hujan, sehingga tanah yang ada dapat siap ditanami pada musim kemarau.  Ketika penggunaan air ini mengikutkan pekerjaan rekayasa teknik dalam skala yang cukup besar, maka hal tersebut dapat kita sebut sebagai irigasi buatan ( Artificial Irrigation). Irigasi buatan secara umum dapat dibagi dalam 2 ( dua ) bagian yaitu Irigasi Pompa ( Lift Irrigation ), dimana air diangkat dari sumber air yang rendah ke tempat yang lebih tinggi, baik secara mekanis maupun manual. Irigasi Aliran ( Flow Irrigation ), dimana air dialirkan ke lahan pertanian secara gravitasi dari sumber pengambilan air

Terkadang kita dibingungkan dengan mana bagian irigasi untuk pekerjaan rekayasa atau untuk pertanian. Ruang lingkup ini harus diperjelas agar ada batasan permasalahan. Sepanjang dalam kaitannya dengan pekerjaan pembangunan dan pemeliharaan bangunan yang bertujuan untuk membawa air dari sumber air ke lahan pertanian, maka hal itu merupakan cabang dari Teknik Rekayasa.   Sedangkan sepanjang dalam kaitan dengan tata cara pemberian air ke tanaman secara tepat waktu, tepat jumlah dan tepat caranya, maka hal itu merupakan bidang Pertanian.
Tetapi untuk dapat menjamin suatu perencanaan jaringan irigasi benar-benar ekonomis, seorang Ahli Teknik harus mengerti dan menguasai semua aspek tersebut diatas.
Sesuai dengan definisi irigasinya, maka tujuan irigasi pada suatu daerah adalah upaya rekayasa teknis untuk penyediaaan dan pengaturan air dalam menunjang proses produksi pertanian, dari sumber air ke daerah yang memerlukan serta mendistribusikan secara teknis dan sistematis. Adapun manfaat dari suatu sistem irigasi, adalah :
  1. untuk membasahi tanah, yaitu pembasahan tanah pada daerah yang curah hujannya kurang atau tidak menentu.
  2. Untuk mengatur pembasahan tanah, agar daerah pertanian dapat diairi sepanjang waktu pada saat dibutuhkan, baik pada musim kemarau maupun musim penghujan.
  3. Untuk menyuburkan tanah, dengan mengalirkan air yang mengandung lumpur & zat – zat hara penyubur  tanaman pada daerah pertanian tersebut, sehingga tanah menjadi subur.
  4. Untuk kolmatase, yaitu meninggikan tanah yang rendah / rawa dengan pengendapan lumpur yang dikandung oleh air irigasi.
  5. Untuk pengelontoran air , yaitu dengan mengunakan air irigasi, maka kotoran / pencemaran  / limbah / sampah yang terkandung di permukaan tanah dapat digelontor ketempat yang telah disediakan ( saluran drainase ) untuk diproses penjernihan secara teknis atau alamiah.
  6. Pada daerah dingin, dengan mengalirkan air yang suhunya lebih tinggi dari pada tanah, sehingga dimungkinkan untuk mengadakan proses pertanian pada musim tersebut.
Sedangkan keuntungan yang didapat dalam pembangunan irigasi yang tepat mutu, biaya dan waktu adalah :
  1. Mengatasi kekurangan pangan/bahaya kelaparan.
  2. Meningkatkan hasil produksi dan niali jual tanaman.
  3. Peningkatan kesejahteraan masyarakat.
  4. Pembangkit tenaga listrik.
  5. Transportasi air/Peningkatan Transportasi.
  6. Supply air baku

JARINGAN IRIGASI
Skema Daerah Irigasi
  • Secara tipikal gambaran skema daerah irigasi dapat diperiksa pada gambar peta dasar irigasi.

    Klasifikasi Jaringan Irigasi
 Klasifikasi didasarkan menurut kriteria jenis sumber air, yaitu :
  • Irigasi air permukaan
  • Irigasi air tanah
  Klasifikasi menurut jenis kondisi prasarana dan kelengkapannya ( Kelas Jaringan ), yaitu :
  • Jaringan Irigasi teknis
  • Jaringan Irigasi semi teknis
  • Jaringan Irigasi sederhana
Diluar klasifikasi tersebut diatas, dikenal pula adanya 2 (dua) jaringan irigasi lainnya, yaitu :
  • Jaringan pedesaan.
  • Jaringan Irigasi Teknis, yaitu jaringan irigasi yang konstruksi bangunan-bangunannya dibuat permanen, dilengkapi dengan pintu-pintu pengatur dan alat pengukur debit air, sehingga yang dialirkan ke petak-petak sawah dapat diatur dan diukur dengan baik. Pada sistem jaringan ini, antara saluran pembawa dengan saluran pembuang ( drainage ) terpisah secara jelas.
  • Jaringan Irigasi Semi Teknis adalah jaringan irigasi yang konstruksi bangunannya dibuat permanen atau semi permanen, dilengkapi dengan pintu-pintu pengatur akan tetapi tidak dilengkapi dengan bangunan / alat pengukur debit air. Dalam sistem jaringan ini, antara saluran pembawa dengan saluran pembuang ( drainage ) tidak sepenuhnya terpisah.

  • Jaringan Irigasi Sederhana adalah jaringan irigasi yang konstruksi bangunan-bangunannya masih bersifat tidak permanen ( sementara ), dan jaringan ini juga tidak dilengkapi dengan pintu-pintu pengatur maupun bangunan / alat pengukur debit air. Dan antara saluran pembawa dengan saluran pembuang ( drainage ) tidak terpisah, masih menjadi satu.

  • Jaringan Irigasi Pedesaan adalah jaringan irigasi yang bersifat tradisional, yang dibangun dan dikelola sepenuhnya secara swadaya oleh sekelompok petani / desa.

BANGUNAN UTAMA IRIGASI

 Bangunan utama dalam pengertian irigasi adalah bangunan yang dipergunakan untuk menangkap atau mengambil air dari sumbernya ( seperti sungai atau mata air lainnya ).
Bangunan utama dapat berupa :
  • Waduk atau Bendungan
  • Bendung
  • Bendung tetap
  • Bendung gerak
  • Bangunan Pengambilan bebas ( free intake ).
  • Pompa dan Kincir Angin
  • Pengambilan Bebas

Waduk
Adalah wadah air yang terbentuk sebagai akibat dibangunnya bangunan sungai dalam hal ini bangunan bendung dan berbentuk pelebaran alur / badan / palung sungai.Termasuk jenis bangunan ini adalah : Waduk Lapangan, Embung dan Situ.
Bendung
Bangunan di sungai yang berfungsi untuk menaikkan muka air sampai pada elevasi tertentu. Bendung dapat berupa : Bendung Tetap atau Bendung Gerak.

Bendung Tetap

 Adalah bangunan untuk meninggikan muka air di sungai pada ketinggian yang deperlukan, agar air dapat mengalir ke saluran pembawa sampai ke petak tersier. Bendung Tetap ini ada yang permanen ( misal dari pasangan batu atau beton ), semi permanen ( misal dari bronjong ), ataupun tidak permanen ( misal dari tumpukan batu atau kayu ). Bendung Tetap dilengkapi dengan Kantong Lumpur yang berfungsi untuk menampung dan mengendapkan bahan endapan ( lumpur, kerikil dan pasir ) agar bahan-bahan tersebut tidak terbawa masuk ke saluran di hilirnya.

Bendung Gerak

 Adalah bangunan di sungai yang sebagian besar konstruksinya terdiri dari pintu-pintu yang dapat digerakkan untuk mengatur ketinggian muka air di sungai sampai pada ketinggian yang diperlukan agar air dapat dialirkan ke saluran pembawa sampai ke petak tersier. Termasuk jenis ini adalah Bendung Karet yang pengatur muka airnya dilakukan dengan mengembang kempiskan tubuh bendung yang terbuat dari bahan karet.

Bangunan Pengambilan

 Adalah bangunan yang merupakan bagian dari bangunan utama ( waduk, bendung, dsb.), yang berfungsi untuk menyadap air / mengalirkan air dari sumber air / sungai ke saluran induk.

Kantong Lumpur

 Adalah bangunan yang berada di pangkal saluran induk, yang berfungsi untuk menampung dan mengendapkan lumpur, pasir dan kerikil, supaya bahan endapan tersebut tidak terbawa sepanjang saluran dihilirnya. Bangunan ini mempunyai sistem pembilas ( pintu pembilas ) dan dibilas pada waktu-waktu tertentu.

Pompa dan Kincir
Pompa
Adalah alat untuk menaikkan muka air sampai elevasi yang diperlukan secara mekanis / hidraulis.

Kincir Air

Adalah alat yang dipergunakan  untuk  menaikkan air sampai elevasi yang diperlukan, dengan mempergunakan tenaga kincir yang digerakkan oleh aliran air sungai.

Kincir Angin

Adalah alat yang dipergunakan  untuk   menaikkan air sampai elevasi yang diperlukan, dengan mempergunakan kincir berupa baling-baling yang digerakkan oleh tenaga angin.

Pengambilan Bebas

Adalah bangunan yang dibuat ditepi sungai yang mengalirkan air sungai ke dalam jaringan irigasi tanpa mengatur tinggi muka air sungai.

sumber : http://sastrasipilindonesia.wordpress.com
Ketemu (lagi) sama bulan April. Banyak kejadian di bulan ini yang membuat saya khawatir, contohnya seperti April Mop nya pemerintah dan DPR yang nggak jadi naikkin BBM. Kerusuhan di Salemba (deket tempat kuliah ane) yang mengerikan (di pemberitaan televisi, padahal mah di sini biasa-biasa aja). Sampai gempa yang cukup hebat melanda Sumatera kemarin. Pray for Sumatera.
By the way,  malam tadi penulis lagi males banget buat belajar dan ngerjain tugas. Dan kebetulan kost penulis ada wi-fi nya (hehehe). Jadi intinya sih OL. Namun, belum berapa lama OL. Sudah ada message dari salahsatu teman (sebut saja Joko) yang minta dicarikan Caesar. Bukan Julius Caesar atau game Caesar III yang udah pernah saya tamatkan.
Caesar yang dimaksud adalah software yang berkenaan dengan perpipaan. Alhasil saya coba carikan dan Alhamdulillah berhasil. Lalu saya pikir kenapa tidak saya posting Caesar, barangkali ada yang butuh.  Nah, postingan ini diambil dari sulae.blogspot.com .
http://rapidshare.com/files/245894238/CC.II.v5.1.pm.part1.rar
http://rapidshare.com/files/245894550/CC.II.v5.1.pm.part2.rar
http://rapidshare.com/files/245894511/CC.II.v5.1.pm.part3.rar
http://rapidshare.com/files/245894317/CC.II.v5.1.pm.part4.rar

Crack nya : klik di sini!
Cara installnya :
  1. Di ekstrak dulu om, tante. Lalu diinstal di setup.exe
  2. Kalau ditanya tentang ESL, pilih yang local atau yang warna HIJAU atau yang ada di bawah.
  3. Install sampai selesai. Jika ditanyakan restart atau tidak, pilih TIDAK.
  4. Setelah selesai, buka crack yang tadi sudah didownload, trus buka folder system32. Ada file namanya  795F1F82.hasp Itu di copy paste ke C:\WINDOWS\system32 folder.
  5.  Jalankan LND Emulator Utility.exe, Terus tekan tombol install Emulator.
  6. Jangan khawatir kalau tidak ada reaksi. Pokoknya setelah yakin udah di klik tombol install emulator, Restart laptop/PC anda.
  7. Jalankan CAESAR II 5.10.
  8. Klo di suruh register pilih NO aja.
Mudah-mudahan bermanfaat.

sumber : http://sastrasipilindonesia.wordpress.com/
Dalam kehidupan kita sehari-hari, kayu merupakan bahan yang sangat sering dipergunakan untuk tujuan penggunaan tertentu.  Terkadang sebagai barang tertentu, kayu tidak dapat digantikan dengan bahan lain karena sifat khasnya.  Kita sebagai pengguna dari kayu yang setiap jenisnya mempunyai sifat-sifat yang berbeda, perlu mengenal sifat-sifat kayu tersebut sehingga dalam pemilihan atau penentuan jenis untuk tujuan penggunaan tertentu harus betul-betul sesuai dengan yang kita inginkan.  Berikut ini diuraikan sifat-sifat kayu (fisik dan mekanik) serta macam penggunaannya.

Pengenalan Sifat-Sifat Kayu :
==> Kayu merupakan hasil hutan yang mudah diproses untuk dijadikan barang sesuai dengan kemajuan teknologi.  Kayu memiliki beberapa sifat yang tidak dapat ditiru oleh bahan-bahan lain.  Pemilihan dan penggunaan kayu untuk suatu tujuan pemakaian, memerlukan pengetahuan tentang sifat-sifat kayu. Sifat-sifat ini penting sekali dalam industri pengolahan kayu sebab dari pengetahuan sifat tersebut tidak saja dapat dipilih jenis kayu yang tepat serta macam penggunaan yang memungkinkan, akan tetapi juga dapat dipilih kemungkinan penggantian oleh jenis kayu lainnya apabila jenis yang bersangkutan sulit didapat secara kontinyu atau terlalu mahal.

==> Kayu berasal dari berbagai jenis pohon yang memiliki sifat-sifat yang berbeda-beda.  Bahkan dalam satu pohon, kayu mempunyai sifat yang berbeda-beda.  Dari sekian banyak sifat-sifat kayu yang berbeda satu sama lain, ada beberapa sifat yang umum terdapat pada semua jenis kayu yaitu :
1.    Kayu tersusun dari sel-sel yang memiliki tipe bermacam-macam dan susunan dinding selnya terdiri dari senyawa kimia berupa selulosa dan hemi selulosa (karbohidrat) serta lignin (non karbohidrat).
2.    Semua kayu bersifat anisotropik, yaitu memperlihatkan sifat-sifat yang berlainan jika diuji menurut tiga arah utamanya (longitudinal, radial dan tangensial).
3.    Kayu merupakan bahan yang bersifat higroskopis, yaitu dapat menyerap atau melepaskan kadar air (kelembaban) sebagai akibat perubahan kelembaban dan suhu udara disekelilingnya.
4.    Kayu dapat diserang oleh hama dan penyakit dan dapat terbakar terutama dalam keadaan kering.

Sifat Mekanik Kayu :
1.    Keteguhan Tarik
Keteguhan tarik adalah kekuatan kayu untuk menahan gaya-gaya yang berusaha menarik kayu.  Terdapat 2 (dua) macam keteguhan tarik yaitu :
a.    Keteguhan tarik sejajar arah serat dan
b.    Keteguhan tarik tegak lurus arah serat.
Kekuatan tarik terbesar pada kayu ialah keteguhan tarik sejajar arah serat.  Kekuatan tarik tegak lurus arah serat lebih kecil daripada kekuatan tarik sejajar arah serat.
2.    Keteguhan tekan / Kompresi
Keteguhan tekan/kompresi adalah kekuatan kayu untuk menahan muatan/beban. Terdapat 2 (dua) macam keteguhan tekan yaitu :
a.    Keteguhan tekan sejajar arah serat dan
b.    Keteguhan tekan tegak lurus arah serat.
Pada semua kayu, keteguhan tegak lurus serat lebih kecil daripada keteguhan kompresi sejajar arah serat.
3.    Keteguhan Geser
Keteguhan geser adalah kemampuan kayu untuk menahan gaya-gaya yang membuat suatu bagian kayu tersebut turut bergeser dari bagian lain di dekatnya.  Terdapat 3 (tiga) macam keteguhan yaitu :
a.    Keteguhan geser sejajar arah serat
b.    Keteguhan geser tegak lurus arah serat dan
c.    Keteguhan geser miring
Keteguhan geser tegak lurus serat jauh lebih besar dari pada keteguhan geser sejajar arah serat.
4.    Keteguhan lengkung (lentur)
Keteguhan lengkung/lentur adalah kekuatan untuk menahan gaya-gaya yang berusaha melengkungkan kayu atau untuk menahan beban mati maupun hidup selain beban pukulan.  Terdapat 2 (dua) macam keteguhan yaitu :
a.   Keteguhan lengkung statik, yaitu kekuatan kayu menahan gaya yang mengenainya secara perlahan-lahan.
b.   Keteguhan lengkung pukul, yaitu kekuatan kayu menahan gaya yang mengenainya secara mendadak.
5.    Kekakuan
Kekakuan adalah kemampuan kayu untuk menahan perubahan bentuk atau lengkungan. Kekakuan tersebut dinyatakan dalam modulus elastisitas.

6.    Keuletan
Keuletan adalah kemampuan kayu untuk menyerap sejumlah tenaga yang relatif besar atau tahan terhadap kejutan-kejutan atau tegangan-tegangan yang berulang-ulang yang melampaui batas proporsional serta mengakibatkan perubahan bentuk yang permanen dan kerusakan sebagian.

7.    Kekerasan
Kekerasan adalah kemampuan kayu untuk menahan gaya yang membuat takik atau lekukan atau kikisan (abrasi). Bersama-sama dengan keuletan, kekerasan merupakan suatu ukuran tentang ketahanan terhadap pengausan kayu.

8.    Keteguhan Belah
Keteguhan belah adalah kemampuan kayu untuk menahan gaya-gaya yang berusaha membelah kayu.  Sifat keteguhan belah yang rendah sangat baik dalam pembuatan sirap dan kayu bakar. Sebaliknya keteguhan belah yang tinggi sangat baik untuk pembuatan ukir-ukiran (patung). Pada umumnya kayu mudah dibelah sepanjang jari-jari (arah radial) dari pada arah tangensial.
Ukuran yang dipakai untuk menjabarkan sifat-sifat keku-atan kayu atau sifat mekaniknya dinyatakan dalam kg/cm2.  Faktor-faktor yang mempengaruhi sifat mekanik kayu secara garis besar digolongkan menjadi dua kelompok :
a.    Faktor luar (eksternal): pengawetan kayu, kelembaban lingkungan, pembebanan dan cacat yang disebabkan oleh jamur atau serangga perusak kayu.
b.    Faktor dalam kayu (internal): BJ, cacat mata kayu, serat miring dsb.

Macam Penggunaan Kayu  :
1. Bangunan (Konstruksi)
Persyaratan teknis : kuat, keras, berukuran besar dan mempunyai keawetan alam yang tinggi.
Jenis kayu : balau, bangkirai, belangeran, cengal, giam, jati, kapur, kempas, keruing, lara, rasamala.

2. Lantai (parket)
Persyaratan teknis : keras, daya abrasi tinggi, tahan asam, mudah dipaku dan cukup kuat.
Jenis kayu : balau, bangkirai, belangeran, bintangur, bongin, bungur, jati, kuku.

3. Bantalan Kereta Api
Persyaratan teknis : kuat, keras, kaku, awet.
Jenis kayu : balau, bangkirai, belangeran, bedaru, belangeran, bintangur, kempas, ulin.

Cacat Fisik Alami Kayu :
Memilih kayu sama pentingnya dengan proses produksi, baik itu kayu dalam bentuk log atau gergajian. Sebagai bahan alami, ada beberapa cacat fisik kayu yang tidak bisa kita hindari, tapi bisa dikurangi. Sulit dihindari karena cacat tersebut adalah sebagai bagian dari kayu, alami terbentuk dan terbuat pada waktu pertumbuhan pohon.

Mata Kayu :
Pada beberapa jenis kayu mata kayu justru dianggap sebagai tekstur penting yang menambah nilai ekonomis dan estetika kayu. Bagaimanapun, mata kayu pada sebagian jenis kayu bukanlah suatu hal yang baik terutama mata kayu mati. Terbentuk karena adanya pertumbuhan cabang pohon. Semakin besar cabang pohon akan semakin besar diameter mata kayu pada batang utama. Mata kayu berpotensi kurang baik terhadap ketahanan kayu karena adanya mata kayu mematahkan alur serat pada batang sehingga kekuatan kayu menjadi berkurang. Selain itu mata kayu yang terlalu keras juga akan berpengaruh kurang baik terhadap hasil akhir finishing. permukaan bisa menjadi lebih mengkilap (glossy) atau bahkan terlalu tipis.

Lubang Serangga :
Sebenarnya bukan lubang serangga yang harus dihindari karena cacat ini diakibatkan oleh kadar Moisture Content, kayu gubal dan lokasi penyimpanan. Namun kadang-kadang hal ini cukup sulit dihindari. Mengapa lubang serangga ini harus dibuang? Serangga pemakan kayu sama halnya penyakit yang menular, apabila kita tidak 'mengisolasi' kayu yang memiliki cacat ini maka produk yang telah difinishingpun memiliki resiko yang sama.

Retak/pecah :
Cacat yang diakibatkan karena penyusutan kayu yang terlalu cepat. Sering terjadi pada ujung papan atau log.

Watermark :
Cacat ini berupa garis-garis seperti aliran air pada permukaan kayu. berwarna gelap, biru tua dan sangat jelas terlihat pada kayu gubal. Garis-garis tersebut sulit dihilangkan dan sangat jelas terlihat pada permukaan perabot yang difinishing warna natural. Ini disebabkan karena log atau kayu gergajian tersimpan pada permukaan tanah yang lembab dan tergenang air.

Bluestain/Jamur :
Mudah terlihat terutama pada kayu pinus dan kayu karet. Bluestain terlihat seperti bagian kayu yang berwarna kebiruan dan statusnya merupakan awal dari pembusukan kayu. Cacat ini merusak nilai ketahanan kayu dan estetika kayu jika difinishing warna natural.

sumber : http://jendelatekniksipil.blogspot.com
Materi Rekayasa Geometri Jalan Raya (RGJR) dapat di unduh disini :

1. Pedoman-Perencanaan-Geometrik-Jalan-Perkotaan : http://www.mediafire.com/view/?8a23hu7vus84sld
2. PP34-06.pdf : http://www.mediafire.com/view/?cjc9fdcf70ckw8g
3. Standar6113 geometrik kota.pdf : http://www.mediafire.com/view/?1cgh76715jwr1dx
4. Tata Cara 563 Geometri antar kota.pdf : http://www.mediafire.com/view/?cyvrwxo62nhawfy
5. UU no 38 tahun 2004.pdf : http://www.mediafire.com/view/?000bzqe327mc9o1
6. 13.Tata Cara Perencanaan Geometrik Perencanaan Persimpangan Sebidang : http://www.mediafire.com/view/?i8w93xv6zc4l98h

Flickr Images

Follow Us

Recent Comments

Flickr Images